– Kantor akuntan publik KAP adalah badan usaha yang telah mendapatkan izin dari Menteri Keuangan sebagai wadah bagi akuntan publik dalam memberikan jasanya. Jasa akuntan publik tersebut biasa digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar untuk melakukan beberapa tugas, seperti analisis laporan keuangan, audit laporan keuangan, audit pajak, dan sebagainya. Pada tahun 1979 kantor akuntan publik besar dunia berjumlah delapan. Namun, seiring berjalannya waktu, berbagai merger dan adanya permasalahan bisnis menyebabkan kantor akuntan publik tersebut menjadi berjumlah empat saja. Terdapat cukup banyak kantor akuntan publik yang beroperasi di Indonesia. Terlepas dari itu, terdapat empat besar yang banyak diminati orang untuk bekerja di sana. Keempat kantor akuntan publik tersebut yaitu Ernst & Young EY, Deloitte, PricewaterhouseCoopers PWC, dan KPMG. Keempat kantor akuntan publik tersebut membuka kantor di Indonesia sehingga kamu memiliki kemungkinan untuk dapat berkarier di dalamnya. Perusahaan Big 4 KAP Bersumber dari Accountingcoach, perusahaan ini disebut sebagai Big 4 didasarkan pada besaran penetrasi pasar yang dilakukan, revenue yang dihasilkan, serta reputasi yang mereka miliki. Seperti disebutkan sebelumnya, salah satu faktor yang membuat keempat perusahaan tersebut menjadi besar adalah karena adanya merger dan permasalahan-permasalahan lainya, sehingga meninggalkan keempat pemain besar tersebut. Lebih lanjut, bersumber dari Big4 Careerlab, keempat KAP ini juga menjadi besar karena pada dasarnya mereka merupakan gabungan dari beberapa firma, yang membawa bendera yang sama. Dijelaskan pada situs tersebut, bahwa EY di Singapura, memiliki entitas terpisah dengan EY di Indonesia. Meskipun memiliki kesamaan nama, mereka memiliki kebijakan dan struktur tersendiri yang tidak saling terkait satu sama lain. Agar dapat beroperasi di Indonesia, keempat KAP tersebut harus bekerja sama atau berafiliasi dengan KAP yang berada di Indonesia. 1. PwC KAP yang satu ini bisa masuk big 4 karena kesuksesannya dalam mencetak revenue atau penghasilan yang cukup besar. PricewaterhouseCoopers atau PwC menjadi salah satu kantor akuntan publik terbesar di dunia dengan jumlah revenue mencapai 41,3 miliar dolar AS atau Rp580 triliun. Perusahaan ini merupakan hasil merger dua entitas usaha Price Waterhouse dan Coopers & Lybrand. Kedua usaha yang bergabung tahun 1998 ini kemudian berubah nama menjadi PricewaterhouseCoopers. PwC punya jaringan yang tersebar di 158 negara di dunia. Kantor akuntan publik ini berkantor pusat di London, Inggris. Di Indonesia, PwC masuk lewat kerja sama dengan KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan tahun 1990. Saat itu, PwC masih bernama Price Waterhouse, sedangkan KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan masih bernama KAP Drs. Hadi Sutanto & Rekan. 2. EY Selanjutnya adalah kantor akuntan publik asal Inggris bernama Ernst & Young atau EY yang memiliki revenue mencapai 34,8 miliar dolar AS atau Rp489 triliun. Sama seperti PwC, Ernst & Young merupakan hasil merger sejumlah entitas usaha, yaitu Ernst & Whinney dengan Arthur Young. Merger yang terjadi pada 1989 membuahkan nama Ernst & Young. Di Indonesia, Ernst & Young atau EY bermitra dengan Kantor Akuntan Publik KAP Purwantono, Suherman dan Surja. 3. Deloitte Selanjutnya yang juga termasuk dalam big 4 KAP adalah Deloitte. Pada 2018, Deloitte mencatatkan revenue sekitar 43,2 miliar dolar AS atau Rp607 Touche Tohmatsu Limited atau Deloitte bisa dibilang menjadi salah satu penyedia jasa akuntansi yang cukup tua di dunia. Berdiri pada 1845 di London, Inggris, William Welch Deloitte merupakan sosok di balik berdirinya kantor akuntan perjalanannya, Deloitte berubah nama menjadi Deloitte Touche Tohmatsu. Nama ini berasal dari penggabungan dua usaha, yaitu Touche Ross dan Deloitte Haskins & Sells. Nama Tohmatsu diperoleh dari Tohmatsu Aoki & Co yang merger dengan Touche Ross tahun 1975. Di Indonesia, jasa-jasa Deloitte diwakili beberapa entitas. Mulai dari Satrio Bing Eny & Rekan, Deloitte Touche Solutions, PT Deloitte Konsultan Indonesia, KJPP Lauw & Rekan, Hermawan Juniarto & Partners, dan PT Deloitte Consulting. 4. KPMG Perusahaan terakhir pada daftar ini adalah KPMG. Kantor akuntan publik yang memiliki kantor pusat di Belanda ini diketahui memperoleh penghasilan atau revenue sebesar 29 miliar dolar AS atau Rp407 triliun. KAP ini merupakan hasil merger antara Peat Marwick International dan Klynveld Main Goerdeler. Sejak merger pada 1 Januari 1987, KAP ini kemudian dikenal dengan nama KPMG. Di Indonesia, KPMG diwakili beberapa entitas usaha, mulai dari Siddharta Widjaja & Rekan, KPMG Advisory Indonesia, hingga KPMG Siddharta Advisory Oleh Muhammad Zulfani Akmal NIM 202010170311336 Universitas Muhammadiyah Malang
Perhitunganpajak penghasilan (PPh) pasal 23 berkaitan dengan beberapa pendapatan pasif seperti dividen, bunga pinjaman, royalti dan hadiah. Badan usaha tetap; Perwakilan perusahaan luar negeri; Wajib pajak orang pribadi seperti akuntan, arsitek, dokter, notaris. Kantor akuntan publik masraffi mendapatkan pekerjaan melakukan audit di PT
The Big Four adalah sebutan yang disematkan kepada empat pemberi jasa akuntansi terbesar di dunia. Saking besarnya, keempat kantor akuntan publik tersebut punya nama yang mentereng lho di dunia korporasi. Oh, iya ngomong-ngomong udah tahu belum apa itu akuntan publik? Buat kamu yang belum familiar, akuntan publik adalah akuntan profesional yang menawarkan jasanya kepada perusahaan-perusahaan di bawah izin Kementerian Keuangan. Jasa yang diberi kantor akuntan publik meliputi jasa audit, penjaminan assurance, perpajakan, konsultasi manajemen, advisory, aktuaria, hingga keuangan korporasi. Malahan dalam pasar modal, akuntan publik disewa perusahaan terbuka buat memeriksa laporan keuangan perusahaan dan memberi opini pada laporan keuangan tersebut. Akuntan publik bakal menilai apakah laporan keuangan wajar atau gak. Kembali ke The Big Four, siapa aja kantor akuntan publik yang digolongkan paling besar di dunia? Dikutip dari Wikipedia, inilah daftarnya. Baca juga Ira Koesno, Mantan Akuntan yang Sering Jadi Moderator Debat Pilpres 1. Deloitte Kantor akuntan publik tersohor di dunia salah satunya Deloitte, Ilustrasi/Shutterstock. Kantor akuntan publik yang satu ini bisa masuk The Big Four karena kesuksesannya dalam mencetak revenue atau penghasilan yang sangat besar. Pada 2018, Deloitte mencatatkan revenue sekitar US$ 43,2 miliar atau Rp 607 triliun. Deloitte Touche Tohmatsu Limited atau Deloitte bisa dibilang menjadi salah satu penyedia jasa akuntansi cukup tua di dunia. Berdiri pada 1845 di London, Inggris, William Welch Deloitte merupakan sosok di balik berdirinya kantor akuntan ini. Dalam perjalanannya, Deloitte berubah nama menjadi Deloitte Touche Tohmatsu. Nama ini berasal dari penggabungan dua usaha, yaitu Touche Ross dan Deloitte Haskins & Sells. Nama Tohmatsu diperoleh dari Tohmatsu Aoki & Co yang merger dengan Touche Ross tahun 1975. Di Indonesia, jasa-jasa Deloitte diwakili beberapa entitas. Mulai dari Satrio Bing Eny & Rekan, Deloitte Touche Solutions, PT Deloitte Konsultan Indonesia, KJPP Lauw & Rekan, Hermawan Juniarto & Partners, dan PT Deloitte Consulting. Baca juga Perjalanan Inspiratif Jahja Setiaatmadja, dari Akuntan Hingga Jadi Bos BCA 2. PricewaterhouseCoopers PricewaterhouseCoopers merupakan salah satu kantor akuntan publik tersohor di dunia, Ilustrasi/Shutterstock. Di urutan kedua ada PricewaterhouseCoopers atau PwC yang menjadi kantor akuntan publik terbesar di dunia. Jumlah revenue yang dicatatkan PwC mencapai US$ 41,3 miliar atau Rp 580 triliun. PricewaterhouseCoopers atau PwC merupakan hasil merger dua entitas usaha Price Waterhouse dan Coopers & Lybrand. Kedua usaha yang bergabung tahun 1998 kemudian berubah nama menjadi PricewaterhouseCoopers. PwC punya jaringan yang tersebar di 158 negara di dunia. Kantor akuntan publik ini berkantor pusat di London, Inggris. Di Indonesia, PwC masuk lewat kerja sama dengan KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan tahun 1990. Saat itu PwC masih bernama Price Waterhouse, sedangkan KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan masih bernama KAP Sutanto & Rekan. 3. Ernst & Young Ernst & Young merupakan salah satu kantor akuntan publik tersohor di dunia, Ilustrasi/Shutterstock. Di urutan selanjutnya, lagi-lagi diisi kantor akuntan publik asal Inggris yaitu Ernst & Young. Berkat revenue yang besarannya mencapai US$ 34,8 miliar atau Rp 489 triliun. Penyedia jasa akuntan terbesar di dunia ini bisa masuk daftar The Big Four. Sama seperti PwC, Ernst & Young merupakan hasil merger sejumlah entitas usaha, yaitu Ernst & Whinney dengan Arthur Young. Merger yang terjadi pada 1989 membuahkan nama Ernst & Young. Di Indonesia, Ernst & Young atau EY bermitra dengan Kantor Akuntan Publik KAP Purwantono, Suherman dan Surja. Cukup banyak korporasi Indonesia yang menggunakan jasanya, seperti Bank BRI, Krakatau Steel, Indofood, hingga PT Telekomunikasi Indonesia. 4. KPMG KPMG salah satu kantor akuntan publik yang tersohor, Ilustrasi/Shutterstock. Di urutan terakhir, ada KPMG yang masuk dalam jajaran The Big Four. kantor akuntan publik yang berpusat di Belanda ini diketahui memperoleh penghasilan atau revenue sebesar US$ 29 miliar atau Rp 407 triliun. Kantor akuntan publik atau KAP ini juga merupakan hasil merger antara Peat Marwick International dan Klynveld Main Goerdeler. Sejak merger pada 1 Januari 1987, KAP ini kemudian dikenal dengan nama KPMG. Di Indonesia, KPMG diwakili beberapa entitas usaha. Mulai dari Siddharta Widjaja & Rekan, KPMG Advisory Indonesia, hingga KPMG Siddharta Advisory. Nah, itu tadi keempat kantor akuntan publik terbesar di dunia yang masuk dalam jajaran The Big Four. Reputasi mereka yang telah terbangun selama puluhan tahun menjadikan KAP-KAP tersebut begitu populer di dunia. Jadi, gak usah heran kalau jasa mereka digunakan banyak korporasi. Jika kamu memiliki pertanyaan seputar asuransi, bisnis, masalah keuangan, hingga masalah hukum, tanyakan saja ke para ahli di Tanya Lifepal! MAKALAHPENGANTAR AKUNTANSI. Kegiatan perusahaan berjalan terus dari periode satu ke periode yang lain dengan volume dan laba yang berbeda. Masalah yang timbul adalah pengakuan dan pengalokasian ke dalam periode tertentu dimana dibuat laporan keuangan. Laporan keuangan ini harus dibuat tepat pada waktunya agar berguna bagi manajemen dan kreditur. ylaporan laba rugi untuk tahun yang berakhir 31 desember 2015 (dalam rp, ribuan penuh) penghasilan dari usaha dalam negeri : penjualan retur penjualan (954.852.000) potongan penjualan (545.987.000) penjualan netto 18.504.815.000 harga pokok penjualan (14.654.879.000) f ekspansi 209 laba bruto 3.849.936.000 biaya usaha 18OfG.