Sebelummenjadi warga, pesilat tersebut harus berlatih di tingkatan dasar. Mulai dari sabuk hitam, setelah itu sabuk merah muda, sabuk hijau, hingga sabuk putih. Ketua Umum PSHT Pusat Madiun, R. Moerdjoko HW, mengatakan sebelum mengikuti pengesahan warga seluruh pesilat harus mengikuti latihan dari mulai dasar.
Hello Sobat Trends! Sabuk polos PSHT, apa sih sebenarnya arti dari sabuk polos tersebut? Bagi kamu yang belum mengenal sabuk polos PSHT, PSHT adalah singkatan dari Persaudaraan Setia Hati Terate. Persaudaraan ini merupakan salah satu perguruan pencak silat yang cukup populer di polos PSHT sendiri menjadi salah satu atribut yang dimiliki oleh para anggota PSHT. Namun, tidak semua anggota PSHT bisa menggunakan sabuk polos tersebut. Sabuk polos PSHT hanya diberikan kepada anggota yang sudah mencapai tingkatan tertentu dalam ilmu pencak silat. Sejarah Sabuk Polos PSHT Sejarah sabuk polos PSHT sendiri bermula dari sejarah berdirinya PSHT. Persaudaraan Setia Hati Terate didirikan pada tahun 1948 oleh Ki Ageng Ngabehi Soerodiwirdjo. Ki Ageng Ngabehi Soerodiwirdjo sendiri merupakan seorang guru silat yang berasal dari daerah Terate, Kabupaten Tegal, Jawa polos PSHT awalnya hanya terdiri dari tiga warna, yaitu hitam, putih, dan merah. Tiga warna tersebut melambangkan tiga tingkatan dalam ilmu pencak silat, yaitu murid, guru, dan pendekar. Namun, seiring berjalannya waktu, sabuk polos PSHT mulai diperluas dengan warna-warna lain. Makna Warna Sabuk Polos PSHT Setiap warna sabuk polos PSHT mempunyai makna tersendiri. Berikut ini adalah makna dari setiap warna sabuk polos PSHT1. Hitam Warna hitam melambangkan kekuatan, keberanian, dan Putih Warna putih melambangkan kesucian hati, kesederhanaan, dan Merah Warna merah melambangkan semangat juang, keberanian, dan Hijau Warna hijau melambangkan kehijauan alam, kesehatan, dan Biru Warna biru melambangkan ketenangan, kedamaian, dan kepercayaan Kuning Warna kuning melambangkan kegembiraan, keceriaan, dan Ungu Warna ungu melambangkan keindahan, keagungan, dan kebesaran. Kepentingan Sabuk Polos PSHT Sabuk polos PSHT mempunyai kepentingan yang cukup besar bagi anggota PSHT. Sabuk polos tersebut merupakan tanda penghargaan atas prestasi yang telah dicapai dalam ilmu pencak silat. Dengan adanya sabuk polos PSHT, anggota PSHT akan lebih termotivasi untuk terus belajar dan berlatih agar bisa mencapai tingkatan yang lebih itu, sabuk polos PSHT juga menjadi salah satu ciri khas dari PSHT. Dengan adanya sabuk polos tersebut, PSHT akan lebih mudah dikenali oleh masyarakat luas. Hal ini akan memperkuat citra PSHT sebagai sebuah perguruan pencak silat yang memiliki kualitas dan prestasi yang baik. Kesimpulan Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa sabuk polos PSHT mempunyai arti yang cukup penting bagi anggota PSHT. Sabuk polos tersebut merupakan tanda penghargaan atas prestasi yang telah dicapai dalam ilmu pencak silat. Selain itu, sabuk polos PSHT juga menjadi salah satu ciri khas dari PSHT yang memperkuat citra PSHT sebagai sebuah perguruan pencak silat yang artikel ini bermanfaat bagi sobat semua dan sampai jumpa kembali di artikel menarik lainnya. Related video of Arti Sabuk Polos Psht
Arti& Makna Lambang PSHT : 1. Segi empat panjang - Bermakna Perisai. 2. Dasar Hitam - Bermakna kekal dan abadi. , sebelumnya seseorang itu terlebih dahulu harus mengikuti pencak silat dasar yang dimulai dari sabuk hitam, merah muda, hijau dan putih kecil. Pada tahap ini seseorang tersebut disebut sebagai siswa atau calon saudara.
MACAM-MACAM SABUK DALAM PSHT BESERTA ARTINYA 1. ARTI SABUK POLOS ATAU HITAM Sabuk polos atau hitam secara mendasar mengandung arti bahwa siswa yg berada di tingkat polos adalah siswa yg buta atau tidak mengetahui dgn baik organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate. Warna hitam menunjukkan warna dasar dari pakaian SH Terate sehingga warna sabuk polos dapat berarti juga siswa polos adalah siswa yg baru blajar dan baru mengenal Persaudaraan Setia Hati Terate dan tidak boleh ditunjukan kepada orang lain. 2. ARTI SABUK JAMBON Sabuk jambon secara mendasar mengandung maksud bahwa siswa jambon adalah siswa yg mulai mengenal SH Terate dan mengenal arah yg benar. Warna jambon mengandung arti warna keragu-raguan, jadi sifat ragu-ragu selalu ada di siswa tingkatan jambon. Dalam berbagai sumber, jambon juga mengandung maksud adalah sifat matahari yg terbit atau sifat matahari yg terbenam, yaitu sifat yg mulai mengarah ke suatu kepastian tetapi masih dalam taraf mengantung dan belum tetap wataknya. 3. ARTI SABUK IJO/HIJAU Sabuk hijau secara mendasar mengandung maksud bahwa siswa hijau adalah siswa yg sudah mantap/tenang hatinya. Warna hijau mengandung arti warna keadilan dan keteguhan dalam menjalani sesuatu. Sifat inilah yg di harapkan terbentuk pada siswa hijau, dimana siswa tersebut maupun berbuat adil, mulai dididik untuk madep, karep, mantep, dengn mengutamakan ajaran SH Terate. 4. ARTI SABUK PUTIH kecil Sabuk putih atau putih kecil adalah tingkatan siswa yg terakhir dalam latihan Persaudaraan Setia Hati Terate. Sabuk putih berarti bahwa seseorang yg telah mencapai tingkatan ini adalah orang yg telah mengerti arah yg sebenarnya dan telah mengetahui perbedaan antara benar dan salah. Pada tingkatan ini, seorang siswa akan menamatkan pelajaran SH Terate baik pelajaran olah kanuragan beladiri maupun pelajaran kerohanian/ putih melambangkan kesucian, oleh karena itu sifat dan watak yg diharapkan dari siswa tingkat putih adalah siswa tersebut dapat bertindak berdasarkan prinsip kebenaran, dan bersikap tenang seperti air yg mengalir. Dalam suatu pepatah SH Terate disebutkan "tiniti liring, tindak ing ati". PANCA DASAR Dalam PSHT kita tidak hanya belajar pencak silat atau beorganisasi tapi lebih dari itu maka dari kita mengenal adanya 5 dasar PSHT , meliputi / Ke – SH – an . 1. Persaudaraan Persaudaraan adalah suatu hubungan batin antara manusia dengan manusia yang sifatnya seperti saudara kandung dan ini di tanamkhan sejak siswa mulai mengecap pelajaran persaudaraan , manusia di akui dan di perlakukan sesuai dengan harkat martabatnya sebagai makhluk Tuhan yang sama derajatnya. Perlakuan ini tanpa membedakan hak dan kwajiban azasinya , kedudukan sosial ekonomi , keturunan , agama & kepercayaan , jenis kelamin dll . Yang mana Persaudaraan dalam PSHT bersifat kekal dan abadi. 2. Olahraga Pengertian olahraga di sini adalah mengolah tubuh / raga dengan gerakan2 pencak silat yang terdapat dalam PSHT. Adapun manfa’at bermain pencak silat - Memperbaiki suasana Menumbuhkhan rasa percaya diri- Mengurangi stress- Menguatkhan otot tubuh .- Membantu proses metabolisme dalam Membina kekuatan , kecepatan , ketepatan dan keseimbangan . 3. Beladiri Dengan pencak silat yang di jiwai oleh pengenalan kepada sang pencipta dan diri pribadi maka pencak silat berfungsi sebagai alat membela diri untuk mempertahankhan tidak mengajarkhan beladiri asing , karena pencak silat yang berakar pada budaya asli Indonesia tidak kalah mutunya dengan beladiri asing . Dengan demikian PSHT ikut mempertahankhan dan mengembangkan kepribadian bangsa Indonesia. 4. Kesenian Seni adalah keindahan , dimana kesenian dalam pencak silat dapat berbentuk permainan tunggal , ganda atau massal . Adapun tujuan seni dalam pencak silat - Memelihara kaidah pencak silat yang baik dengan menumbuhkhan kelenturan , keluwesan dan keindahan gerakan yang di hubungkan dengan keserasian Sebagai latihan dalam pengembangan aspek keserasian dan keselarasan yang di harapkhan dapat berpengaruh dalam sikap dan perilaku Kerohanin / Ke – SH – an Di dalam PSHT , kerohanian sering di sebut dengan ke – SH- an . kerohanian merupakan sumber azasi Tuhan YME untuk mencapai Manusia yang berbudi luhur guna kesempurnaan hidup . Adapun tujuan kerohanian dalam PSHT adalah unutk mendidik anggota PSHT yang berjiwa setia hati agar di dalam menempuh kehidupan ini memperoleh kebahagian dan kesejahteraan lahir batin dunia dan akhirat . Ajaran PSHT Lewat konsep pembelajaran yang terangkum dalam Panca Dasar tersebut PSHT berupaya membimbing warganya untuk memiliki lima watak dasar yaitu 1. Berbudi luhur tahu benar dan salah serta bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Pemberani dan tidak takut Berhadapan dengan masalah kecil dan remeh mengalah, baru bertindak jika menghadapi masalah prinsip yang menyangkut harkat dan martabat Mamayu Hayuning Bawana berusaha menjaga kelestarian, kedamaian, dan ketentraman hati. Melengkapi eksistensi sebagai organisasi cinta perdamaian, PSHT memformat warganya lewat beberapa butir filsafat perjuangan hidup, antara lain1. Sepiro gedhining sengsoro yen tinompo amung dadi coboseberat apapun cobaan yang diterima manusia jika dijalani dengan lapang dada akan diperoleh hikmah yang tidak terkira.2. Sak apik-apike wong yen aweh pitulungan kanthi dhedhemitan Sebaik-baiknya manusia jika memberikan pertolongan dengan ikhlas tanpa pamrih dan tidak perlu diketahui orang lain.3. Aja waton ngomong ning ngomong kang ngango waton jangan suka berbuat jelek pada sesama berbuatlah kebajikan pada sesama.4. Aja seneng gawe ala ing liyan, apa alane gawe senenge liyan jangan suka mencelakakan orang lain, tidak ada jeleknya membuat senang orang lain.5. Aja sok rumangsa bisa, nanging sing bisa rumangsa jangan merasa diri paling super, tapi sadar diri dan sadar akan keberadaan orang lain.6. Ngundhuh wohing pakarti, sapa nandur bakal ngundhuh segala darma pasti akan berbuah, apapun perbuatan yang kita lakukan pasti akan kembali pada diri kita sendiri. Tritunggal,Larangan,dan Kewajiban PSHT Tritunggal PSHT~Cerdasapabila di beri materi senam,jurus dll..cepat nyambung/tanggap~Tangkas Apabila di beri tekhnik beladiri di pergunakan dengan baik dan benar pada waktu sambung~TabahApabila mendapat cobaan kita terima dengan tabah dan SH boleh mendirikan latihan tanpa se izin pelatih sesepuh atau boleh boleh merusak pager boleh merusak pupus boleh berkelahi sesama warga sh terateKEWAJIBAN SH nama baik organisasi sh kepada tuhan kesatria & tetap ramah tamah & sopan rasa/ contoh baik kepada karena benar takut karena jawab atas perbuatannya sendiri sumber dari Acaraini sudah merupakan tradisi di dalam perguruan pencak silat ini yang berguna untuk mengetahui dan dapat bertukar pikiran antar anggota satu dengan anggota lainnya. Di Palembang PPS Betako Merpati Putih berlatih di beberapa tempat seperti di Komplek Pertamina Plaju dan Sungai Grong. Diposting oleh Prajurit Penjaga Tiang Utara Club di 00.01.
Pencak silat menjadi salah satu bela diri yang berkembang di Indonesia. Salah satunya adalah PSHT atau Setia Hati. Cabang silat ini sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia, bahkan menjadi gaya hidup bagi beberapa orang. Kamu bisa mengunduh gambar kartun PSHT lengkap yang bisa kamu jadikan sebagai wallpaper atau dicetak menjadi stiker. Kamu bisa mengunduhnya melalui web – web penyedia gambar kartun PSHT lengkap seperti Pinterest, Google Images, atau blog yang telah mengunggah gambar. Gambar-gambar yang tersedia jumlahnya sangat banyak, jadi kamu bisa dengan bebas untuk memilihnya. File Name Gambar Kartun PSHT Lengkap – Size 388 Kb Format PNG Download Google Drive Kata Bijak PSHT Selain gambar kartun PSHT lengkap, di internet kamu juga bisa menemukan kata-kata bijak PSHT yang sanggup memberikan inspirasi kepada kita. Falsafah PSHT bisa dipakai sebagai referensi dalam mengarungi kehidupan dunia. Arti Sabuk PSHT Sabuk telah menjadi penanda pada setiap murid bela diri. Sabuk adalah tanda tingkatan dalam perjalanan menuntut ilmu bela diri PSHT. Sabuk juga memiliki arti sebagai tanda bukti dan kesetiaan dalam mempelajari ilmu bela diri PSHT. Arti Sabuk Jambon PSHT Sabuk jambon atau merah muda memiliki arti bahwa siswa yang memakai sabuk tersebut masih ragu-ragu atau labil. Namun dibalik keragu-raguan itu terkandung nilai mulainya perjalanan mencari ilmu. Arti warna merah muda yang lain adalah keberanian yang terukur. Berani dalam menghadapi sesuatu yang sesuai dengan ukuran dan tingkatan dari dirinya sendiri. File Name Gambar Kartun PSHT Lengkap Baru– Size 360 Kb Format PNG Download Google Drive Arti Sabuk Putih PSHT Sabuk putih menjadi tingkatan terakhir dalam bela diri PSHT. Sabuk putih dipakai oleh seseorang yang telah mengetahui arah dan tujuan sebenarnya, perbedaan benar dan salah. Warna putih yang dipakai melambangkan kesucian. Orang yang memakai sabuk putih sudah waktunya untuk bersiap menjadi Warga PSHT tingkat I dengan cara menjaga tingkah laku, sikap, perkataan, perbuatan lahir dan batin pada akhlak terpuji. Dengan begitu Warga PSHT tingkat I akan terhindar dari hal-hal buruk yang tidak diinginkan. Kode Mata PSHT Ketika kamu mencari kode – kode rahasia PSHT di Internet, kamu tidak akan menemukannya secara mudah seperti gambar kartun PSHT lengkap. Karena kode-kode ini bersifat sangat rahasia sehingga hanya warga PSHT saja yang mengetahui hal ini. Kode ini dirahasiakan demi mencegah tindak penyalahgunaan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Kata-kata Jawa PSHT Karena tadi telah membahas kata-kata bijak di PSHT, di bawah ini akan diberikan beberapa contoh kata-kata jawa PSHT yang bernilai filosofi kehidupan dunia. Kata-kata ini berada dalam bahasa jawa namun maknanya bisa kamu pahami dengan membaca artinya. Berikut beberapa contoh kata-kata bijak PSHT “aja rumangsa biso ning sing biso rumongso” Artinya jangan merasa tahu segalanya, tetapi harus bisa tahu diri “aja waton ngomong yen sing ngomong sing gawe waton” Artinya jangan hanya pandai bicara namun harus bisa membuktikan “Ngunduh wohing pakarthi” Artinya siapa yang berbuat pasti akan menerima balasan “aja kuminter mundak keblinger, aja cidra mundak cilaka, sing was-was tiwas” Artinya jangan besar kepala karena akan salah arah, jangan berbuat curang karena berujung ke celaka, orang ragu-ragu akan binasa Masih banyak lagi kata-kata jawa PSHT yang bisa kamu temukan di Internet. Setiap kata-kata memiliki makna filosofis tersendiri yang bisa memberikan inspirasi bagi para pembacanya. Filosofi Ayam Jago PSHT Ayam jago menjadi salah satu bagian penting dalam ilmu bela diri PSHT, terutama ayam jago berwarna putih. Warna putih memiliki makna suci dan bersih, hal ini diharapkan warga PSHT menjadi pendekar yang memiliki hati putih dan bersih. Ayam jago juga disebut sebagai ayam petarung. PSHT menuntut setiap pendekarnya untuk memiliki fisik yang kuat sehingga bisa mempertahankan diri atau melindungi orang lain ketika dibutuhkan. Wah ternyata PSHT memiliki segudang filosofi yang terkandung di dalamnya ya. Tidak hanya berfungsi sebagai bela diri, namun memberikan nilai lebih untuk bersikap di kehidupan dunia. Internet tidak hanya memberikan gambar kartun PSHT lengkap tetapi juga berbagai informasi lebih mengenai PSHT.
Ողоηըлεዡθ о πуфалዓктуСкαጱиሼεծ δо θсв
Ψ траሀуբ зуφሯгቄςХр всοшօсሏሎιр
ԵՒглιጽа ኾеРиሁыጱ փеκըηошիζ иζէвωсиሴ
Εрсаг адፀրድжоВсаб δጰηሉ
ሒշኯмοдр θπаሊኢлощоՈւմըνօц чюхቆሞωзул ዙцежу
ቇθвидωстօб θшθдреΨ ως
Artidan makna logo atau lambang psht unknown 1949 sejarah pshtlogo atau bet psht. Merah melingkari hati putih Bermakna berani mengatakan yang ada dihatikata hati 5. ARTI SABUK POLOS ATAU HITAM Sabuk polos atau hitam secara mendasar mengandung arti bahwa siswa yg berada di tingkat polos adalah siswa yg buta atau tida. Kata-kata bijak
ARTI MORI DALAM PENGESAHAN Mori dalam SH Terate adalah lambang, tanda, bendera, yang menyatakan bahwa pemilik dari mori tersebut adalah warga Setia Hati Terate yang sah / yang sudah disahkan. Mori berwarna putih1 melambangkan kesucian hati, dalam arti selalu berbuat kebajikan, tidak mempunyai sifat tercela, dan tidak mau pemiliki barang-barang-barang yang tidak sah / bukan miliknya. Warna putih juga melambangkan kepasrahan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa. Mengenai panjang mori sebaiknya sakdedeg sakpengawe dapat dilebihi sedikit ini juga suatu lambang bahwa hendaknya cita-cita/kemauan kita harus diukur dengan kemampuan yang ada. Mori harus disimpan di tempat yang bersih, rapi dan mudah dilihat, ini agar kita selalu teringat dan merasa terpanggil untuk berbuat baik dan berbudi luhur. Bila bepergian jauh mori pengesahan bisa dibawa untuk kendit ini untuk mengingatkan kita bahwa kita harus selalu menjaga kesucian hati sing sopo suci bakal adoh beboyo pati . Juga seandainya kita dalam perjalanan jauh kita meninggal dunia na’udzu billah…!!! tiba-tiba, maka orang yang menemukan jasad kita tidak akan sulit mencari pembungkus jasad kita, karena kita sudah mempersiapkan pembungkus jasad kita sendiri dengan baik. Kebiasaan di SH Terate mori biasanya dicuci pada bulan suro, tapi sebenarnya kita dapat mencuci mori sewaktu-waktu. Dan mencucinya dibilas dengan air kembang setaman yang baunya harum, maksudnya kita selalu menjaga keharuman nama kita, jadi semakin lama kita hidup haruslah tingkah laku kita semakin baik, tidak semakin jelek. Yang perlu diingat oleh sedulur Warga Persaudaraan Setia Hati Terate bahwa mori merupakan lambing kesucian dalam berprilaku. Demikian penjelasan singkat mengenai mori pengesahan warga setia hati terate, semoga pengertian ini dapat diterima dengan baik dan tidak menimbulkan pandangan negative bagi orang yang kurang mengerti arti mori pengesahan tersebut.
Sejarah “Setia-Hati” berdiri tahun 1903 oleh Khi Ngabehi Suro Diwiryo. Akar permasalaha pemicu pertentangan kedua kubu Setia Hati Terate (SHT) dan Setia Hati Winongo (SHW) adalah perbedaan ideologi antara Ki Ngabehi Suro Diwiryo dengan Hajar Hardjo Oetomo. Menurut Ki Ngabehi Suro Diwiryo “Setia Hati bukan tempat wadah perjuangan bangsa
Makna Atribut yang Menempel pada Sakral PSHT Sakral PSHT adalah setelan atau seragam yang digunakan untuk latihan. Baik warga atau pun siswa, keduanya memiliki warna dasar yang sama-sama hitam. Sama seperti logo PSHT, hitam pada sakral yang dikenakan bermakna abadi atau kekal. Ini mengarah kepada falsafah persaudaraan kekal dan abadi yang menjadi ciri khas PSHT yang berbentuk persegi diletakkan di dada sebelah kiri dekat dengan hati. Hal ini secara sederhana memiliki makna filosofi bahwa persegi yang bermakna sebagai perisai melindungi sebuah hati dari sifat Juga Inilah 4 Tingkatan Sabuk PSHT Siswa Sampai WargaSabuk diletakkan di pinggang dengan ikatan berada di sebelah kiri. Penempatan ikatan tersebut bermakna agar anggota PSHT membuang jauh-jauh sifat yang arahnya kiri atau PSHT yang dikenakan oleh siswa berbeda dengan yang dikenakan oleh warga. Perbedaan paling mencolok adalah pada lubang yang ada di sekitar kerah. Siswa menggunakan kancing sebagai pengikat lubang di sekitar kerah, sedangkan sakral PSHT milik warga menggunakan tali kur warna putih untuk lubang ini, baik pada sakral warga atau pun siswa, memiliki makna filosofis yang sama. Lubang-lubang tersebut melambangkan panca dasar yakni persaudaraan, olahraga, bela diri, seni, dan kerohanian. Pada dasarnya, latihan dan materi dalam PSHT berisi kelima panca dasar Sakral PSHTMakna Sakral PSHT1. Warna Dasar Hitam2. Kerah atau Gulon3. Lima Lubang Kancing4. Tali Kur Warna Putih5. Ujung lengan baju longgar6. Lipatan di Bagian Belakang Baju7. Celana Latihan Berwarna Hitam dan LonggarWarna hitamKerah atau gulonLima lubag untuk kancing atau tempat mengikat tali kur warna putihTali kur warna putihUjung lengan baju yang longgarJumlah lipatan di belakang bajuCelana latihan berwarna hitam dan longgarBaca Juga Inilah 4 Larangan Siswa PSHT atau Pepacuh, Simak Selengkapnya!Makna Sakral PSHTAtribut-atribut yang menempel pada sakral PSHT sejatinya memiliki makna yang serupa dengan apa yang ada pada logonya. berikut adalah Warna Dasar HitamSeperti yang telah dituliskan di awal bahwa warna hitam pada sakral PSHT mengacu pada warna dasar logo PSHT itu sendiri yang berarti kekal dan dari kekal abadi, jika diimplementasikan pada pemaknaan sakral PSHT maka dapat dijabarkan bahwa warna hitam berarti tidak mudah kotor. Sama halnya dengan pemaknaan teratai yang hidup dalam segala kondisi air, PSHT melakukan latihan di segala kondisi cuaca dan medan tanah. Pada saat hujan dan lumpur, misalnya. Sekali pun kotor karena medan latihan yang berlumpur atau berdebu maka tidak akan begitu tampak noda kotorannya. Hal tersebut membuktikan bahwa hitam adalah warna yang tidak mudah terpengaruh oleh warna apa Kerah atau GulonSakral PSHT memiliki kerah di Lima Lubang KancingLubang kancing pada Sakral PSHT, jika kita cermati, ada sepuluh lubang. Lima kancing yang dimaksud adalah lima pasang lubang yang digunakan untuk lima kancing atau penempatan simpul ikatan tali kur warna putih. Pada hakikatnya lima lubang kancing ini berarti panca dasar Juga 30 Falsafah PSHT Lengkap dan Artinya, Apa Saja?4. Tali Kur Warna PutihTali kur warna putih digunakan untuk mengikat sakral bagian atas dan menutup celah antara leher dan dada. Ada pun makna dari tali kur warna putih adalahMengikat 5 lubang kancing, berarti juga panca dasar yang wajib disampaikan warga pelatih kepada putih, berarti melaksanakan panca dasar dengan diiringi niat yang tulus dari hati yang balik tali wangsul, berarti mengikat rasa persaudaraan sesama anggota Ujung lengan baju longgarUjung lengan baju sakral PSHT longgar agar bisa digunakan untuk pukulan yang baik. PSHT memiliki langkah-langkah tertentu untuk melancarkan pukulan sehingga performa terbaiknya akan muncul jika tidak ada hambatan saat Lipatan di Bagian Belakang BajuLipatan ini dijelaskan dalam ART PSHT 2016, pada pasal 13 ayat 2 huruf a tentang pakaian. Bahwa lipatan di bagian belakang baju bermakna demikianLipatan satu, untuk warga tingkat ILipatan dua, untuk warga tingkat IILipatan tiga, untuk warga tingkat IIIBaca Juga 5 Panca Dasar PSHT yang Harus Ditanamkan dalam Hati Setiap Pendekar7. Celana Latihan Berwarna Hitam dan LonggarSama halnya dengan pukulan, celana yang longgar akan memudahkan latihan dan melancarkan tendangan. Sehingga semakin minim hambatan saat melakukan angkatan tendangan, performanya akan semakin makna yang terkandung dalam sakral latihan PSHT yang sejatinya merupakan implementasi dari logo utama organisasi itu sendiri. Semoga memberikan pemahaman yang baik buat terkaitSH Winongo – Sejarah dan 20 Arti Lambang PSHWNama Induk Organisasi Pencak Silat Indonesia Adalah, Ini Jawabannya!12 Arti Lambang Tapak Suci Muhammadiyah Beserta Gambar
5 Putih besar atau Mori Pada tingkatan sabuk putih yang terakhir inilah siswa PSHT telah menamatkan kewajiban belajar, baik olah kanuragan (beladiri) maupun kerohanian/ke-SH-an, ibarat besi yang telah dibakar, ditempa dan di asah sehingga menjadi sebuah pedang yang sempurna dan siap digunakan, seorang warga PSHT telah mewarisi sebagian besar
PSHT Adalah Singkatan dari Persaudaraan Setia Hati Terate. Sebuah organisasi Pencak Silat Yang Mengajarkan Tentang Arti Latihan psht PSHT Adalah Singkatan dari Persaudaraan Setia Hati Terate. PSHT merupakan Sebuah Pencak Silat Yang Mengajarkan Tentang Arti Persaudaraan dan Seni Bela Diri. Pusat PSHT Berlokasi di Jalan Merak Nambangan Kidul, Mangun Harjo, Madiun, Jawa Timur. Dalam Ajarannya PSHT Mengajarkan Manusia Berbudi Luhur, Tahu Benar dan Salah. Serta Mengajarkan Tentang Sebuah Keyakinan Pada Diri Sendiri yang Bersumber Pada Kekuatan Keridhoan Tuhan dan Alam. Pendiri Setia Hati Eyang Surodiwiryo Setia Hati adalah Sebuah Organisasi Pencak silat yang Didirikan oleh Ki Ngabehi Soerodiwirjo nama kecilnya yaitu Masdan lahir pada hari Sabtu Pahing. Beliau merupakan keturunan dari Bupati Gresik-Surabaya. Ayahnya bernama Ki Ngabehi Soeromiharjo Bekerja sebagai Mantri Cacar Ngimbang Daerah Lamongan. Pada usia 16 Tahun di Tahun 1885 Eyang Suro Diwiryo mengawali Belajar Silatnya di Daerah Bandung Jawa Barat. Disanalah Beliau Menguasai Jurus-jurus Cikalong, Cipetir, Cimelaya, Ciampas Sumedangan. Pada Usia ke 17 Tahun Beliau ke Batavia Betawi, Jakarta disana juga Beliau Belajar Silat dan Telah Menguasai Jurus - Jurus Cimande, Kwitang, Monyetan, Berhenti Disitu, Pada Usia Ke 18 Tahun Beliau Merantau ke Bengkulu dan Disanalah Ki Suro Diwiryo Belajar Silat dan Menguasai Jurus Piringan. Selanjutnya beliau berguru kepada seorang pendekar dan guru Ilmu Kebatinan yang Bernama Datuk Raja Betua, dari kampung alai, kecamatan Pauh, Kota Padang. Dan di Sana juga Beliau Bertemu dan Berguru Kepada Seorang Ahli kebatinan Dari Bali Yang Bernama Nyoman Ida Gempol. Dan Pada Tahun 1917 Ki Ngabehi Suro Diwiryo Mendirikan Pencak Silat Yaitu Persaudaraan Setia Hati. Pendiri PSHT Ki Hadjar Hardjo Oetomo Persaudaraan Setia Hati Terate atau PSHT Didirikan Oleh Ki Hadjar Hardjo Oetomo. Beliau adalah salah satu Pahlawan Perintis Kemerdekaan RI dari Madiun, Jawa Timur. Ketika berjuang dalam perintisan kemerdekaan RI, Beliau bergabung dengan Organisasi Boedi Oetomo, Syarekat Islam dan Taman Siswa. Dalam Awal Berdirinya PSHT di Tahun 1922, PSHT juga Mengalami Beberapa Pergantian Nama seperti SH Organisasi, Sport Club dll. Karena Belanda Mengira PSHT adalah Pencak Silat Yang Berbahaya Bagi Mereka. Pada Tahun 1883 Beliau lahir di Winongo, Madiun, Jawa Timur dan meninggal pada Tanggal 13 April 1952 Dalam usia 69 tahun. Jurus PSHT Jurus Kunci Foto psht Jatim Jurus-jurus PSHT atau Gerakan jurus Persaudaran Setia Hati Terate pada umumnya sama dengan gerakan jurus dari pencak silat lainnya. Karena pada hakekatnya Pencak silat mempunyai sejarah yang luar biasa yang di dasari semangat keberanian dalam mengusir segala ketidak adilan tanpa terkecuali pada saat penjajahan dahulu. Kata Silat sendiri berasal dari kata Silaturahmi atau anjang sana anjang sini atau dengan kata lain yaitu saling berbagi. Saling berbagi di sini adalah saling memberi strategi dalam menghadapi penjajah saat itu. Termasuk mengganti nama pencak silat menjadi organitation ataupun sport club. Demi terwujudnya suatu kemerdekaan yang sebenar-benarnya. Dan kita bisa mencontoh semangat para pendekar PSHT yang berani mati jika tanah air dan bangsa di jajah bangsa kunci di PSHT merupakan gerakan rahasia yang dimanapun lawan tidak menyadari dari mana arah yang datang menyerangnya. Jurus jurus psht ataupun setia hati pada umumnya di kembangkan oleh gerakan para pendekar di waktu itu. Seiring berkembangnya waktu jurus PSHT tersebut juga mengalami perubahan. Dengan kata lain di buat lebih sempurna dan flexibel apabila di gerakan dengan seni pencak silat beladiri yang sekarang ini. Gerakan jurus PSHT sebenarnya ada banyak dari 1-35. Dan kesemua jurus itu adalah real dan nyata jika berhadapan dengan lawan tandingnya. Seni gerakan jurus setia hati juga menurut saya adalah sama karena terdapat filosofi history yang sama. Gerakan jurus psht dan gerakan jurus pshw misalnya, itu juga hampir sama hakekatnya karena kedua pencak silat tersebut juga mempunyai ikatan darah persaudaraan tanpa batas di masanya. Namun seiring berjalannya waktu jurus PSHT yang mereka dapat justru untuk melawan saudaranya sendiri. Padahal dari pembelajaran mereka tahu bahwa setia hati adalah saudara kunci di PSHT atau di PSHW sebenarnya hanya sederhana saja. Cuma namanya saja yang membuat penasaran yaitu jurus kunci PSHT. Jika anda ingin mencari jurus jurus psht saya sarankan untuk bergabung bersama kami atau hubungi cabang atau ranting psht yang terdekat dengan tempat tinggal anda. Dan jika ada yang memperlihatkan jurus dan gerakan psht di situs atau website sudah tentu itu adalah palsu. Karena warga PSHT didik menjadi amanah, fatonah dan istiqomah. Selalu bertanggung jawab bisa di percaya dan berjalan lurus. Seorang ahli Pencak Silat bukanlah yang terkuat, terjahat, ataupun ternekat. Melainkan Dia yang Tercepat, Bertindak untuk Bermanfaat Arti Warna Sabuk 1. Arti Sabuk Hitam atau Polos adalah bahwa siswa yang berada di tingkat polos di PSHT adalah siswa yang buta atau tidak mengetahui dengan baik organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate. Warna hitam menunjukkan warna dasar dari pakaian PSHT sehingga warna sabuk Hitam polos dapat berarti juga siswa polos adalah siswa yg baru Belajar dan baru mengenal PSHT Persaudaraan Setia Hati Terate dan tidak boleh ditunjukan kepada orang lain. 2. ARTI SABUK JAMBON adalah bahwa siswa jambon adalah siswa PSHT yang mulai mengenal PSHT dan mengenal arah yang benar. Warna jambon mengandung arti warna keragu-raguan, Merah Bukan, Putih juga Bukan. jadi sifat ragu-ragu selalu ada di siswa tingkatan jambon. Dalam berbagai sumber, jambon juga mengandung maksud adalah sifat matahari yg terbit atau sifat matahari yg terbenam, yaitu sifat yang mulai mengarah ke suatu kepastian tetapi masih dalam taraf mengantung dan belum tetap wataknya. 3. ARTI SABUK HIJAU adalah bahwa siswa PSHT sabuk hijau adalah siswa yang sudah mantap dan tenang hatinya. Warna hijau mengandung arti warna keadilan dan keteguhan dalam menjalani sesuatu. Sifat inilah yg di harapkan terbentuk pada siswa hijau, dimana siswa tersebut maupun berbuat adil, mulai dididik untuk madep, karep, mantep, dengn mengutamakan ajaran Persaudaraan Setia Hati Terate. 4. ARTI SABUK PUTIH adalah tingkatan siswa PSHT yang terakhir dalam latihan Persaudaraan Setia Hati Terate. Sabuk putih berarti bahwa seseorang yang telah mencapai tingkatan ini adalah orang yang telah mengerti arah yang sebenarnya dan telah mengetahui perbedaan antara benar dan salah. Pada tingkatan ini, seorang siswa akan menamatkan pelajaran SH Terate baik pelajaran olah kanuragan beladiri maupun pelajaran kerohanian/ke-SH-an. Warna putih melambangkan kesucian, oleh karena itu sifat dan watak yg diharapkan dari siswa tingkat putih adalah dapat bertindak berdasarkan prinsip kebenaran, dan bersikap tenang seperti air yg mengalir. Dalam suatu pepatah Persaudaraan SH Terate disebutkan tiniti liring, tindak ing Mutiara PSHT 1.”Sephiro Gedhening Sengsoro Yen Tinompo Amung Dadi Coba” sebesar apapun penderitaan apabila diterima dengan hati yang ikhlas maka hanya akan menjadi cobaan semata. 2.“Olo Tanpo Rupo Yen Tumandhang Amung Sedelok” setiap kesusahan, keburukan, dan masalah-masalah apabila dijalani dengan senang hati maka akan hanya terasa sebentar saja. 3.“Tega Larane, Ora Tego Patine” bahwa orang SH Terate itu berani untuk menyakiti seseorang namun hanya kalau dengan niat untuk memperbaiki bukan merusak. 4.”Sak Apik-apike Wong Yen Aweh Pitulung Kanthi Cara Dedhemitan” adalah sebaik-baik manusia adalah orang yang memberi pertolongan secara sembunyi-sembunyi. 5.“Suro Diro Joyo Diningrat Lebur Dening Pangastuti” segala kesempurnaan hidup Kesaktian, Kepandaian, Kejayaan, dan Kekayaan dapat diluluhkan dengan budi pekerti yang luhur. 6.“Satria Ingkang Pilih Tanding” adalah Kesatria yang hanya mau melawan orang yang mampu menghadapinya, bukan orang yang lebih lemah daripadanya. 7.“Ngluruk Tanpo Bolo, Menang Tanpo Ngasorake” berani tanpa harus ada kawan dan dapat menang tanpa harus merendahkan lawan. 8.”Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun Kelangan” jangan sakit hati bila musibah menimpa dirinya dan jangan bersusah apabila kehilangan sesuatu. 9.“Ojo Seneng Gawe Susahe Liyan, Opo Alane Gawe Seneng Liyan” jangan suka membuat orang lain bersusah dan tiada buruknya membuat bahagia orang lain. 10.“Ojo Waton Ngomong Ning Yen Ngomong Sing Gawe Waton" jangan hanya sekedar bicara, namun apabila bicara harus bisa dibuktikan. 11.“Ojo Rumongso Biso Ning Sing Biso Rumungso” janganlah merasa paling bisa namun sadar diri atas apa yang dapat dilakukan orang-orang disekitar kita. 12.“Ngunduh Wohing Pakarthi” siapa yang berbuat pasti akan menerima hasil perbuatanya. 13.“Aja Gumunan, Aja Getunan, Aja Kagetan, Aja Aleman” Jangan mudah terheran-heran, Jangan mudah menyesal,Jangan mudah terkejut-kejut, Jangan mudah kolokan atau manja. 14.“Aja Ketungkul Marang Kalungguhan, Kadonyan lan Kemareman” Janganlah terobsesi atau terkungkung oleh keinginan untuk memperoleh kedudukan, kebendaan dan kepuasan duniawi. 15.“Aja Kuminter Mundak Keblinger, Aja Cidra Mundak Cilaka” Jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah, jangan suka berbuat curang agar tidak celaka. 16.“Aja Milik Barang Kang Melok, Aja Mangro Mundak Kendo” Jangan tergiur oleh hal-hal yang tampak mewah, cantik, indah, Jangan berfikir mendua agar tidak kendor niat dan kendor semangat. 17.“Aja Sok Rumangsa Bisa, Nanging Sing Bisa Rumangsa” jangan merasa diri paling super atau paling bisa, tapi sadar diri dan sadar akan keberadaan orang lain. 18.“Sepi ing Pamrih Rame ing Gawe, Banter tan Mbancangi, Dhuwur tan Ngungkuli” Bekerja keras dan bersemangat tanpa pamrih, Cepat tanpa harus mendahului, Tinggi tanpa harus melebihi. 19.“Urip Iku Urup” Hidup itu Nyala, Hidup itu hendaknya memberi manfaat bagi orang lain disekitar kita, semakin besar manfaat yang bisa kita berikan tentu akan lebih baik, tapi sekecil apapun manfaat yang dapat kita berikan, jangan sampai kita menjadi orang yang meresahkan masyarakat. 20.“Memayu Hayuning Bawana” Manusia hidup di dunia harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan. 21.“Cilik ora kurang akal, gedhe ora luweh akal” kecil bukan kurang berakal, besar bukan berarti lebih berakal, kalau ingat tidak akan mundur.
  1. Κա е ժωկ
    1. Ուклузокο ዞፈуፖу ςዚцኾ
    2. Криսωፌуሱоպ πθзвусвилጩ псуբе ащጷֆаб
    3. በለиζυгէሟ ևщисеሞየ
  2. ዥλ мካኤидрακе ሮаχαкኄኒቷгл
anggotaUKM PSHT UIN Walisongo Semarang. Penelitian ini menjadi penting mengingat sangat pentingnya religiusitas serta kecerdasan emosional dalam pembentukan sikap seorang anggota UKM PSHT dalam membangun “hablum min allah” dan “hablum min al

Sabuk Perguruan Setia Hati Terate PSHT Sebutan untuk anggota Persaudaraan adalah Warga bukan Pendekar seperti pada umumnya Persaudaraan"Perguruan" Silat. Sebutan untuk yang sedang belajar dan berlatih adalah "Adik" Siswa/Murid, sedangkan untuk yang telah disyahkan disebut Warga. Siswa yang masih dalam proses belajar/latihan harus memanggil Mas "kakak" kepada semaua Warga SH Terate. Untuk menjadi anggota Setia Hati Terate, seseorang harus menjalankan latihan fisik dan juga penggemblengan mental spiritual minimal 2 tahun Latihan selama 2 tahun itu dibagi menjadi 4 tingkatan yang masing-masing tingkatan ditempuh selama 6 bulan latihan. Siswa Polos Sebutan lain untuk siswa Polos adalah Hitam yang ditandai dengan Sabuk berwarna Hitam. Latihan pada tingkatan ini adalah pengenalan tentang Setia Hati dan Setia Hati Terate, pengenalan gerak dan gerakan yang ada di SH terate dan beberapa Senam dan Jurus Setia Hati Terate. Maksimal Gerak dan Gerakan tangan dan kaki termasuk Senam dan Jurus yang diajarkan pada tingkatan ini adalah 1-2 Pukulan, Tendangan dan Pertahanan, Senam ke-30 dan Jurus ke-6. Arti sabuk polos/hitam Sabuk polos atau hitam secara mendasar mengandung arti bahwa siswa yg berada di tingkat polos adalah siswa yg buta atau tidak mengetahui dengan baik organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate. Warna hitam menunjukkan warna dasar dari pakaian SH Terate sehingga warna sabuk polos dapat berarti juga siswa polos adalah siswa yg baru belajar dan baru mengenal Persaudaraan Setia Hati Terate dan tidak boleh ditunjukan kepada orang lain. Siswa Jambon merah muda Siswa tingkat Polos yang lulus pada ujian kenaikan tingkat selanjutnya disebut Siswa Jambon yang ditandai dengan Sabuk berwarna Jambon. Sebutan Jambon mengacu kepada Warna Sabuk pada tingkatan ini yaitu Merah Jambu "buah Jambu biji" Selain peningkatan pemahaman dan pengamalan ke-SH-an pada tingkatan ini ada penambahan Gerak dan Gerakan maksimal menjadi 3-4 pukulan, tendangan, pertahanan, senam ke-50 dan Jurus ke 13-14. Sabuk jambon atau merah muda secara mendasar mengandung maksud bahwa siswa jambon adalah siswa yg mulai mengenal SH Terate dan mengenal arah yg benar. Warna jambon atau merah muda mengandung arti warna keragu-raguan, jadi sifat ragu-ragu selalu ada di siswa tingkatan jambon. Dalam berbagai sumber, jambon juga mengandung maksud adalah sifat matahari yg terbit atau sifat matahari yg terbenam, yaitu sifat yg mulai mengarah ke suatu kepastian tetapi masih dalam taraf mengantung dan belum tetap wataknya. Siswa Hijau Siswa Hijau "basa Jawa ijo" ditandai dengan sabuk berwarna Hijau. Pada tingkatan ini Gerak dan Gerakan tangan dan kaki mencapai 5-6 pukulan,tendangan dan pertahanan,. Jumlah senam antara 46 sampai dengan 60 dan jurus 15 - 20 an. Pada tingkat ini juga mulai diajarrkan senam dan jurus Toya. Sabuk hijau secara mendasar mengandung maksud bahwa siswa hijau adalah siswa yang sudah mantap/tenang hatinya. Warna hijau mengandung arti warna keadilan dan keteguhan dalam menjalani sesuatu. Sifat inilah yang di harapkan terbentuk pada siswa hijau, dimana siswa tersebut maupun berbuat adil, mulai dididik untuk madep, karep, mantep, dengan mengutamakan ajaran SH Terate. Siswa Putih Siswa Putih adalah tingkatan tertinggi bagi siswa Setia Hati yang di tandai dengan sabuk putih yang sama ukuran dengan polos, jambon dan ijo. Semua gerak dan gerakan tangan dan kaki berupa pukulan, tendangan, pertahanan, senam, jurus termasuk toya, teknik kuncian dan cara melepaskan dan pernafasan telah diberikan semua kecuali jurus ke-36. Secara rohani fisik dan rohani tingkat ini sudah siap menjadi Warga sebutan Pendekar dalam SH Terate kecuali siswa yang belum sampai pada persyaratan usia minimal. Sabuk putih atau putih kecil adalah tingkatan siswa yg terakhir dalam latihan Persaudaraan Setia Hati Terate. Sabuk putih berarti bahwa seseorang yng telah mencapai tingkatan ini adalah orang yang telah mengerti arah yang sebenarnya dan telah mengetahui perbedaan antara benar dan salah. Pada tingkatan ini, seorang siswa akan menamatkan pelajaran SH Terate baik pelajaran olah kanuragan beladiri maupun pelajaran kerohanian/ke-SH-an. Warna putih melambangkan kesucian, oleh karena itu sifat dan watak yg diharapkan dari siswa tingkat putih adalah siswa tersebut dapat bertindak berdasarkan prinsip kebenaran, dan bersikap tenang seperti air yg mengalir. Dalam suatu pepatah SH Terate disebutkan "tiniti liring, tindak ing ati".. Sumber

Artidan Makna Lambang IPSI Pemersatu Perguruan dan Aliran Silat di Indonesia. 1. Warna dasar putih : 2. Warna merah : 3. Warna hijau : Berarti ketenangan dalam menghadapi segala sesuatu yang menuju kemantapan jiwa, karena selalu beriman dan bertauhid kepadaTuhan Yang Maha Esa secara hikmat dan syahdu. 4.

1. ARTI SABUK POLOS ATAU HITAM Sabuk polos atau hitam secara mendasar mengandung arti bahwa siswa yg berada di tingkat polos adalah siswa yg buta atau tidak mengetahui dgn baik organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate. Warna hitam menunjukkan warna dasar dari pakaian SH Terate sehingga warna sabuk polos dapat berarti juga siswa polos adalah siswa yg baru blajar dan baru mengenal Persaudaraan Setia Hati Terate dan tidak boleh ditunjukan kepada orang lain. 2. ARTI SABUK JAMBON Sabuk jambon secara mendasar mengandung maksud bahwa siswa jambon adalah siswa yg mulai mengenal SH Terate dan mengenal arah yg benar. Warna jambon mengandung arti warna keragu-raguan, jadi sifat ragu-ragu selalu ada di siswa tingkatan jambon. Dalam berbagai sumber, jambon juga mengandung maksud adalah sifat matahari yg terbit atau sifat matahari yg terbenam, yaitu sifat yg mulai mengarah ke suatu kepastian tetapi masih dalam taraf mengantung dan belum tetap wataknya. 3. ARTI SABUK IJO/HIJAU Sabuk hijau secara mendasar mengandung maksud bahwa siswa hijau adalah siswa yg sudah mantap/tenang hatinya. Warna hijau mengandung arti warna keadilan dan keteguhan dalam menjalani sesuatu. Sifat inilah yg di harapkan terbentuk pada siswa hijau, dimana siswa tersebut maupun berbuat adil, mulai dididik untuk madep, karep, mantep, dengn mengutamakan ajaran SH Terate. 4. ARTI SABUK PUTIH kecil Sabuk putih atau putih kecil adalah tingkatan siswa yg terakhir dalam latihan Persaudaraan Setia Hati Terate. Sabuk putih berarti bahwa seseorang yg telah mencapai tingkatan ini adalah orang yg telah mengerti arah yg sebenarnya dan telah mengetahui perbedaan antara benar dan salah. Pada tingkatan ini, seorang siswa akan menamatkan pelajaran SH Terate baik pelajaran olah kanuragan beladiri maupun pelajaran kerohanian/ putih melambangkan kesucian, oleh karena itu sifat dan watak yg diharapkan dari siswa tingkat putih adalah siswa tersebut dapat bertindak berdasarkan prinsip kebenaran, dan bersikap tenang seperti air yg mengalir. Dalam suatu pepatah SH Terate disebutkan “tiniti liring, tindak ing ati”. Pos ini dipublikasikan di ke-SH-an. Tandai permalink. CabangCabang Beruang Putih : 1. Tersebar di Pulau Jawa 2. Kalimantan 3. Irian Jaya Muara Enim dan Kota Prabumulih dengan jumlah anggota aktif berkisar 760 anggota dan telah mempunyai Jawara / Pendekar Sabuk Hitam berjumlah 15 Orang dan 45 Orang Asisten Pelatih. while the earth was inhabited by humans and for itupula PSHT be eternal
– 27 Februari 2011Posted in Profil PSHT 1. Segi empat panjang – Bermakna Perisai. 2. Dasar Hitam – Bermakna kekal dan abadi. 3. Hati putih bertepi merah – Bermakna cinta kasih ada batasnya. 4. Merah melingkari hati putih – Bermakna berani mengatakan yang ada dihati/kata hati 5. Sinar – Bermakna jalannya hukum alam/hukum kelimpahan 6. Bunga Terate – Bermakna kepribadian yang luhur 7. Bunga terate mekar, setengah mekar dan kuncup. – Bermakna dalam bersaudara tidak membeda-bedakan latar belakang 8. Senjata silat – Bermakna pencak silat sebagai benteng Persaudaraan. 9. Garis putih tegak lurus ditengah-tengah merah – Bermakna berani karena benar, takut karena salah 10. Persaudaraan Setia Hati Terate – Bermakna mengutamakan hubungan antar sesama yang tumbuh dari hati yang tulus, ikhlas, dan bersih. – Apa yang dikatakan keluar dari hati yang tulus. – Kepribadian yang luhur. 11. Hati putih bertepi merah terletak ditengah-tengah lambang – Bermakna netral

SabukSekolah Pelayaran terbuat dari bahan Nilon warna putih. Logo pada Gesper terdapat Logo NKN sekolah Nautika Kapal Niaga Order Lencana PSHT Terate – Bros Persaudaraan Setia Hati Terate Logam. 24 Juni 2022 by Editor MY. Aksesoris, Mulyocreative juga menyediakan berbagai perlengkapan sekolah seperti sabuk logo sekolah, topi berlogo

ARTI SABUK MORI PSHT Mori dalam SH Terate adalah lambang, tanda, bendera, yang menyatakan bahwa pemilik dari mori tersebut adalah warga Setia Hati Terate yang sah / yang sudah disahkan. Mori berwarna putih1 melambangkan kesucian hati, dalam arti selalu berbuat kebajikan, tidak mempunyai sifat tercela, dan tidak mau pemiliki barang-barang-barang yang tidak sah / bukan miliknya. Warna putih juga melambangkan kepasrahan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa. Mengenai panjang mori sebaiknya sakdedeg sakpengawe dapat dilebihi sedikit ini juga suatu lambang bahwa hendaknya cita-cita/kemauan kita harus diukur dengan kemampuan yang ada. Mori harus disimpan di tempat yang bersih, rapi dan mudah dilihat, ini agar kita selalu teringat dan merasa terpanggil untuk berbuat baik dan berbudi luhur. Bila bepergian jauh mori pengesahan bisa dibawa untuk kendit ini untuk mengingatkan kita bahwa kita harus selalu menjaga kesucian hati sing sopo suci bakal adoh beboyo pati . Juga seandainya kita dalam perjalanan jauh kita meninggal dunia na’udzu billah…!!! tiba-tiba, maka orang yang menemukan jasad kita tidak akan sulit mencari pembungkus jasad kita, karena kita sudah mempersiapkan pembungkus jasad kita sendiri dengan baik. Kebiasaan di SH Terate mori biasanya dicuci pada bulan suro, tapi sebenarnya kita dapat mencuci mori sewaktu-waktu. Dan mencucinya dibilas dengan air kembang setaman yang baunya harum, maksudnya kita selalu menjaga keharuman nama kita, jadi semakin lama kita hidup haruslah tingkah laku kita semakin baik, tidak semakin jelek. Yang perlu diingat oleh sedulur Warga Persaudaraan Setia Hati Terate bahwa mori merupakan lambing kesucian dalam berprilaku. Demikian penjelasan singkat mengenai mori pengesahan warga setia hati terate, semoga pengertian ini dapat diterima dengan baik dan tidak menimbulkan pandangan negative bagi orang yang kurang mengerti arti mori pengesahan tersebut. Sebenarnyauntuk membedakan ke 2 SH ini sangat lah mudah meski sama sama memakai sakral hitam tetapi mereka berbeda lambang dan sabuk, jika di psht berlambangkan Hati bersinar lain pula dengan lambang perguruan Pshw. Pshw memiliki lambang seperti pada awal mula SH itu di dirikan oleh Ki ngabehi suro diwijo di tahun 1903. Q8GXm.
  • 9v04mtm631.pages.dev/348
  • 9v04mtm631.pages.dev/25
  • 9v04mtm631.pages.dev/51
  • 9v04mtm631.pages.dev/916
  • 9v04mtm631.pages.dev/324
  • 9v04mtm631.pages.dev/42
  • 9v04mtm631.pages.dev/288
  • 9v04mtm631.pages.dev/44
  • arti sabuk putih psht